Definisi Virus
Suatu
program komputer yang dapat menyebar pada komputer atau jaringan dengan cara
membuat copy dari dirinya sendiri tanpa sepengetahuan dari pengguna komputer
tersebut.
KRITERIA
VIRUS
1. Kemampuan suatu virus untuk
mendapatkan informasi
2. Kemampuannya untuk memeriksa
suatu program
3. Kemampuannya untuk
menggandakan diri dan menularkan
4. Kemampuannya melakukan
manipulasi
5.
Kemampuannya untuk menyembunyikan diri.
Siklus hidup virus :
·
Dormant
phase ( Fase Istirahat/Tidur )
Pada fase ini virus tidaklah aktif. Virus akan diaktifkan oleh suatu kondisi tertentu, semisal: tanggal yang ditentukan, kehadiran program lain/dieksekusinya program lain, dsb. Tidak semua virus melalui fase ini.
Pada fase ini virus tidaklah aktif. Virus akan diaktifkan oleh suatu kondisi tertentu, semisal: tanggal yang ditentukan, kehadiran program lain/dieksekusinya program lain, dsb. Tidak semua virus melalui fase ini.
·
Propagation
phase ( Fase Penyebaran )
Pada fase ini virus akan mengkopikan dirinya kepada suatu program atau ke suatu tempat dari media storage (baik hardisk, RAM dsb). Setiap program yang terinfeksi akan menjadi hasil “kloning” virus tersebut (tergantung cara virus tersebut menginfeksinya).
Pada fase ini virus akan mengkopikan dirinya kepada suatu program atau ke suatu tempat dari media storage (baik hardisk, RAM dsb). Setiap program yang terinfeksi akan menjadi hasil “kloning” virus tersebut (tergantung cara virus tersebut menginfeksinya).
·
Trigerring
phase ( Fase Aktif )
Di fase ini virus tersebut akan aktif dan hal ini juga di picu oleh beberapa kondisi seperti pada Dormant Phase.
Di fase ini virus tersebut akan aktif dan hal ini juga di picu oleh beberapa kondisi seperti pada Dormant Phase.
·
Execution
phase ( Fase Eksekusi )
Pada fase inilah virus yang telah aktif tadi akan melakukan fungsinya. Seperti menghapus file, menampilkan pesan-pesan, dsb
Pada fase inilah virus yang telah aktif tadi akan melakukan fungsinya. Seperti menghapus file, menampilkan pesan-pesan, dsb
Kategori
Virus :
-
Boot Virus: Jika komputer dinyalakan, sebuah inisial program di boot sector akan
dijalankan. Virus yang berada di boot sector disebut boot virus.
-
File Virus: File virus adalah virus yang menginfeksi executable
program.
-
Multipartite Virus: Virus yang
menginfeksi baik boot sector dan file.
-
Macro Virus: Targetnya
bukan executable program, tetapi file dokumen seperti Microsoft Excel atau
Word. Ia akan memulai menginfeksi bila program aplikasi membaca dokumen yang
berisi macro.
Bagaimana
virus menginfeksi komputer?
·
Suatu virus
pertama kali harus dijalankan sebelum ia mampu untuk menginfeksi suatu
komputer.
·
Berbagai
macam cara agar virus ini dijalankan oleh korban
-
Menempelkan
dirinya pada suatu program yang lain.
-
Ada juga
virus yang jalan ketika Anda membuka suatu tipe file tertentu.
-
memanfaatkan
celah keamanan yang ada pada komputer (baik sistem operasi atau aplikasi).
-
Suatu file
yang sudah terinfeksi virus dalam attachment e-mail. Begitu file tersebut
dijalankan, maka kode virus akan berjalan dan mulai menginfeksi komputer dan
bisa menyebar pula ke semua file yang ada di jaringan komputer.
Apa yang
bisa dilakukan oleh virus?
·
Memperlambat
e-mail yaitu dengan membuat trafik e-mail yang sangat besar yang akan membuat
server menjadi lambat atau bahkan menjadi crash. (So-Big)
·
Mencuri data konfidental (Worm Bugbear-D:mampu merekam
keystroke keyboard)
·
Menggunakan
komputer Anda untuk menyerang suatu situs (MyDoom)
·
Merusak data (Virus Compatable)
·
Menghapus data (Virus Sircam)
·
Men-disable hardware (Virus CIH atau Chernobyl)
·
Menimbulkan hal-hal yang aneh dan mengganggu Virus
worm Netsky-D
·
Menampilkan
pesan tertentu (Virus Cone-F)
·
Memposting
dokumen dan nama Anda pada newsgroup yang berbau pornografi. (Virus PolyPost)
Trojan Horse
·
Adalah
program yang kelihatan seperti program yang valid atau normal, tetapi sebenarnya
program tersebut membawa suatu kode dengan fungsi-fungsi yang sangat berbahaya
bagi komputer. Berbeda dengan virus, Trojan Horse tidak dapat memproduksi diri
sendiri.
·
Contoh,
virus DLoader-L datang dari attachment e-mail dan dianggap sebagai sebagai
suatu update program dari Microsoft untuk sistem operasi Windows XP. Jika
dijalankan maka dia akan mendownload program dan akan memanfaatkan komputer
user untuk menghubungkan komputer user ke suatu website tertentu. Targetnya
membuat website tadi menjadi overload dan akhirnya tidak bisa diakses dengan
benar oleh pihak lain. Disebut juga dengan serangan denial of service atau DoS.
Trojan Horse
masih dapat dibagi lagi menjadi:
·
DOS Trojan Horse: Trojan
Horse yang berjalan di DOS. Ia mengurangi kecepatan komputer atau menghapus
file-file pada hari atau situasi tertentu.
·
Windows Trojan Horse: Dijalankan
di system Microsoft Windows. Jumlah
Windows Trojan Horse meningkat sejak 1998 dan digunakan sebagai program untuk
hacking dengan tujuan jahat yang dapat mengkoleksi informasi dari
Contoh Trojan Horse:
- Back Orifice dan NetBus memungkinkan
hackers tidak hanya melacak kegiatan user tetapi juga Mengambil alih komputer
User.
- Win-Trojan/SubSeven,
Win-Trojan/Ecokys(Korean)
Worm
·
Worm
bisa dikatakan mirip dengan virus tetapi worm tidak memerlukan carrier dalam hal ini program
atau suatu dokumen.
·
Worm
mampu membuat copy dari dirinya sendiri dan menggunakan jaringan komunikasi
antar komputer untuk menyebarkan dirinya. (Worm Blaster)
·
Banyak
virus seperti MyDoom atau Bagle bekerja sebagaimana layaknya worm dan
menggunakan e-mail untuk mem-forward dirinya sendiri kepada pihak lain.
·
Perbedaan
worm dan virus adalah Virus menginfeksi target code, tetapi worm tidak. Worm
hanya menetap di memory.
Contoh worm:
I-Worm/Happy99(Ska), I-Worm/ExploreZIP, I-Worm/PrettyPark, I Worm / MyPics
Penanggulangan Virus,
Trojan dan Worm
·
Program
anti-virus
Secara umum ada dua jenis program anti-virus yaitu on-access dan on-demand scanner.
Secara umum ada dua jenis program anti-virus yaitu on-access dan on-demand scanner.
1. On-access scanner akan selalu aktif dalam sistem
komputer selama user menggunakannya dan akan secara otomatis memeriksa file-file yang diakses dan
dapat mencegah user untuk menggunakan
file-file yang sudah terinfeksi oleh virus komputer.
2. On-demand scanner membiarkan user yang akan memulai aktivitas
scanning terhadap file-file di komputer. Dapat diatur penggunaannya agar bisa
dilakukan secara periodik dengan menggunakan scheduler.
Beberapa Software
Antivirus
Norton
Antivirus
McAfee
VirusScan Plus
PC
Tools Antivirus
Windows
Live OneCare
F-Prot
Antivirus
Kapersky
AVG
Antivirus
Mencegah virus
-
Membuat orang paham terhadap risiko
virus
-
Install
program anti-virus dan update-lah secara reguler
-
Selalu
gunakan software patch untuk menutup lubang security
-
Gunakan
firewall
-
Selalu
backup secara reguler data.
0 Comment "Virus Komputer"
Posting Komentar