Sistem Basis data
Seiring dengan berjalannya waktu
sistem pemroses file mulai ditinggalkan karena masih bersifat manual, yang
kemudian dikembanganlah sistem pemprosesan dengan pendekatan basis data
Keterangan
:
} Mhs
( Npm, nama, alamat, tgl_lahir )
} Mt_kul
( kd_mk, nama_mk,sks )
Perhatikan
gambar 2 di atas. Pada sistem ini record-record data disimpan pada satu tempat
yakni basis data dan diantara program aplikasi maupun pemakai terdapat DBMS (Database
Management System).
Konsep Dasar Basis Data
} Data
adalah
representasi fakta dunia nyata yang mewakili suatu objek seperti manusia
(pegawai, mahasiswa, pembeli), barang, hewan, peristiwa, konsep, keadaan, dan
sebagainya yang direkam dalam bentu angka, huruf, simbol, teks, gambar, bunyi
atau kombinasinya.
} Basis
Data
adalah sekumpulan data yang terintegrasi yang diorganisasikan untuk memenuhi
kebutuhan para pemakai di dalam suatu organisasi.
} DBMS
(Database Management System) adalah Perangkat Lunak yang
menangani semua pengaksesan ke basis data
Konsep Dasar Basis Data
} Data
adalah
representasi fakta dunia nyata yang mewakili suatu objek seperti manusia
(pegawai, mahasiswa, pembeli), barang, hewan, peristiwa, konsep, keadaan, dan
sebagainya yang direkam dalam bentu angka, huruf, simbol, teks, gambar, bunyi
atau kombinasinya.
} Basis
Data
adalah sekumpulan data yang terintegrasi yang diorganisasikan untuk memenuhi
kebutuhan para pemakai di dalam suatu organisasi.
} DBMS
(Database Management System) adalah Perangkat Lunak yang
menangani semua pengaksesan ke basis data
Sistem Basis Data terdiri dari basis data dan DBMS

Istilah - Istilah Dasar
Basis Data
Enterprise
} Suatu
bentuk organisasi seperti : bank, universitas, rumah sakit, pabrik, dsb.
} Data
yang disimpan dalam basis data merupakan data operasional dari suatu
enterprise.
} Contoh
data operasional : data keuangan, data mahasiswa, data pasien
Entitas
} Suatu
obyek yang dapat dibedakan dari lainnya yang dapat diwujudkan dalam basis data.
} Contoh
Entitas dalam lingkungan bank terdiri dari : Nasabah, Simpanan, Hipotik
} Contoh
Entitas dalam lingkungan universitas terdiri dari : Mahasiswa, mata kuliah
} Kumpulan
dari entitas disebut Himpunan Entitas
} Contoh
: semua nasabah, semua mahasiswa
Atribut
(Elemen Data)
} Karakteristik
dari suatu entitas.
} Contoh
: Entitas Mahasiswa atributnya terdiri dari Npm, Nama, Alamat, Tanggal lahir.
Nilai
Data (Data Value)
} Isi
data / informasi yang tercakup dalam setiap elemen data.
} Contoh
Atribut Nama Mahasiswa dapat berisi Nilai Data : Diana, Sulaeman, Lina
Kunci
Elemen Data (Key Data Element)
} Tanda
pengenal yang secara unik mengidentifikasikan entitas dari suatu kumpulan
entitas.
} Contoh
Entitas Mahasiswa yang mempunyai atribut-atribut npm, nama, alamat, tanggal
lahir menggunakan Kunci Elemen Data npm.
Record
Data
} Kumpulan
Isi Elemen data yang saling berhubungan.
} Contoh
: kumpulan atribut npm, nama, alamat, tanggal lahir dari Entitas Mahasiswa
berisikan : "10200123", "Sulaeman", "Jl. Sirsak 28
Jakarta", "8 Maret 1983".
Keuntungan Sistem Basis
Data
1. Terkontrolnya kerangkapan data
} Dalam
basis data hanya mencantumkan satu kali saja field yang sama yang dapat dipakai
oleh semua aplikasi yang memerlukannya.
2. Terpeliharanya keselarasan
(kekonsistenan) data
} Apabila
ada perubahan data pada aplikasi yang berbeda maka secara otomatis perubahan
itu berlaku untuk keseluruhan
3. Data
dapat dipakai secara bersama (shared)
} Data
dapat dipakai secara bersama-sama oleh beberapa program aplikasi (secara batch
maupun on-line) pada saat bersamaan.
4. Dapat diterapkan standarisasi
} Dengan
adanya pengontrolan yang terpusat maka DBA dapat menerapkan standarisasi data
yang disimpan sehingga memudahkan pemakaian, pengiriman maupun pertukaran data.
5. Keamanan data terjamin
} DBA dapat memberikan batasan-batasan pengaksesan data,
misalnya dengan memberikan password dan pemberian hak akses bagi pemakai (misal
: modify, delete, insert, retrieve)
6. Terpeliharanya integritas data
} Jika kerangkapan data dikontrol dan kekonsistenan data
dapat dijaga maka data menjadi akurat
7. Terpeliharanya keseimbangan
(keselarasan) antara kebutuhan data yang berbeda dalam setiap aplikasi
} Struktur
basis data diatur sedemikian rupa sehingga dapat melayani pengaksesan data
dengan cepat
8. Data
independence (kemandirian data)
} Dapat
digunakan untuk bermacam-macam program aplikasi tanpa harus merubah format data
yang sudah ada
Kelemahan Sistem Basis
Data
} Memerlukan tenaga spesialis
} Kompleks
} Memerlukan tempat yang besar
} Mahal
Pengguna Basis Data
1. System Engineer
Tenaga ahli yang
bertanggung jawab atas pemasangan Sistem Basis Data, dan juga mengadakan
peningkatan dan melaporkan kesalahan dari sistem tersebut kepada pihak penjual
2. Database Administrator
(DBA)
Tenaga ahli yang
mempunyai tugas untuk mengontrol sistem basis data secara keseluruhan,
meramalkan kebutuhan akan sistem basis data, merencanakannya dan mengaturnya.
Tugas
DBA
:
} Mengontrol
DBMS dan software-software
} Memonitor
siapa yang mengakses basis data
} Mengatur
pemakaian basis data
} Memeriksa
security, integrity, recovery dan concurency
} Program
Utilitas yang digunakan oleh DBA :
◦
Loading Routines
Membangun versi utama dari basis
data
◦
Reorganization Routines
Mengatur / mengorganisasikan kembali
basis data
◦
Journaling Routines
Mencatat semua operasi pemakaian basis data
◦
Recovery Routines
Menempatkan kembali data, sebelum
terjadinya kerusakan
◦
Statistical Analysis Routines
Membantu memonitor kehandalan sistem
3. End User (Pemakai Akhir)
Ada beberapa
jenis (tipe) pemakai terhadap suatu sistem basis data yang dapat dibedakan
berdasarkan cara mereka berinteraksi terhadap sistem :
a. Programmer
aplikasi
Pemakai yang
berinteraksi dengan basis data melalui Data Manipulation Language (DML),
yang disertakan (embedded) dalam program yang ditulis pada bahasa
pemrograman induk (seperti C, pascal, cobol, dll)
b. Pemakai
Mahir (Casual User)
Pemakai yang
berinteraksi dengan sistem tanpa menulis modul program. Mereka menyatakan query
(untuk akses data) dengan bahasa query yang telah disediakan oleh
suatu DBMS
c. Pemakai
Umum (End User / Naïve User)
Pemakai yang
berinteraksi dengan sistem basis data melalui pemanggilan satu program aplikasi
permanen (executable program) yang telah ditulis (disediakan) sebelumnya
d. Pemakai Khusus (Specialized/Sophisticated
User)
Pemakai yang menulis aplikasi
basis data non konvensional, tetapi untuk keperluan-keperluan khusus seperti
aplikasi AI, Sistem Pakar, Pengolahan Citra, dll, yang bisa saja mengakses
basis data dengan atau tanpa DBMS yang bersangkutan.
0 Comment "Sistem Basis data"
Posting Komentar